Profile
  

Rhesus Negatif Indonesia adalah komunitas yang murni bergerak dalam bidang sosial kemasyarakatan (NON PROFIT ORIENTED) yang dibentuk atas dasar kesamaan rhesus darah dan ketergantungan yang tinggi antar sesama pemilik darah rhesus negatif, sehingga jika suatu saat ada salah satu di antara pemiliknya membutuhkan transfusi dapat teratasi dengan cepat.

 Dalam perjalanan selanjutnya, kebutuhan terbentuknya komunitas ini berkembang tidak hanya sekedar saling back up antar anggota saja, tetapi juga menjadi jembatan penghubung antara pemilik darah rhesus negatif lainnya yang belum tergabung disini dengan para pendonor on call rhesus negatif. Disamping itu juga ada kebutuhan untuk mensosialisasikan secara lebih meluas ke masyarakat tentang apa itu rhesus negatif dan mengapa kita perlu mengetahui apa rhesus kita.

Akhirnya dalam RNI Gathering-2 pada tanggal 12 November 2011 disepakatilah sebuah bentuk komunitas non-profit dengan visi dan misi sebagai berikut :

VISI :

 ’’Darahmu menyelamatkan keluargamu, saudaramu, teman-temanmu, kekasihmu, bahkan dirimu sendiri”

MISI :

  • Menghimpun, menyatukan dan mengakomodasi pemilik darah rhesus negatif di seluruh  Indonesia.
  • Media komunikasi dan informasi mengenai penelitian medis dan hal lain yang berhubungan dengan donor, tranfusi dan rhesus negatif.
  • Berkoordinasi dengan PMI dalam menghimpun  informasi dan data  pemilik rhesus negatif di seluruh Indonesia.
  • Menjadi mediator antara pendonor, PMI, dan resipien, dengan tetap memegang teguh prinsip-prinsip kode etik yang berlaku.
  • Menjalin solidaritas antar sesama pemilik darah rhesus negatif.
  • Meningkatkan kesadaran pengenalan rhesus darah sedini mungkin untuk meminimalisir dampak-dampak yang akan ditimbulkan secara langsung maupun tidak langsung terhadap para pemiliknya.
  • Mensosialisasikan pentingnya mengenali rhesus darah bagi masyarakat pada umumnya dan bagi kaum perempuan pada khususnya, dimana dalam kodratnya akan mengalami fase kehamilan yang memerlukan perhatian khusus untuk keselamatan ibu dan janinnya.

Dalam menjalankan visi dan misi tersebut, ada beberapa kegiatan yang dilakukan, yaitu :

  1. Pendampingan pasien dan keluarga pasien rhesus negatif.
    • Tujuannya :
      • Mendampingi proses pencarian darah rhesus negatif yang diperlukan untuk ditransfusikan ke pasien.
      • Memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai tahap-tahap permintaan darah melalui PMI.
      • Memberikan informasi yang dibutuhkan oleh keluarga pasien mengenai darah rhesus negatif dan implikasinya.
      • Mengajak keluarga pasien untuk sama-sama mengenali rhesusnya, dan menyebarkan pentingnya pemahaman tentang rhesus ini ke lingkungan sekitar mereka.
      • Mengajak bergabung dalam komunitas ini agar kelak dapat membantu keluarga lainnya yang membutuhkan.
  2. Mensosialisasikan menggunakan sosial media, seperti Facebook, Twitter, milis, dan website.
    • Tujuannya :
      • Mensosialisasikan keberadaan komunitas non-profit ini agar semakin dikenal dan meluas.
      • Memposting materi-materi berkaitan dengan darah rhesus negatif yang dapat diakses online.
      • Melakukan diskusi online dengan para pemilik rhesus negatif yang ingin bertanya seputar darah rhesus negatif.
      • Menjembatani kebutuhan darah rhesus negatif secara online.
  3. Bekerjasama dengan komunitas lain yang beririsan dan sejalan dengan visi dan misi.
  4. Mengkonsolidasikan para pemilik rhesus negatif berdasarkan teritori domisilinya.
    • Tujuannya :
      • Mempererat silaturahmi antar anggota.
      • Membangun pemahaman yang merata mengenai darah rhesus negatif.
      • Mendorong kerjasama tim untuk melakukan kegiatan yang berkaitan dengan komunitas.
      • Menjaring anggota-anggota baru.
  5. Berkoordinasi rutin dan aktif dengan PMI setempat.

Makna Logo dan Definisi Warna : 

  1. Merah : disimbolkan dengan darah yang menjadi sumber dari segala aktifitas komunitas, dimana dengan segala upaya yang ada berusaha membantu memenuhi kebutuhan darah rhesus negatif sebagai salah satu bentuk kerjasama yang baik dengan PMI.
  2. Biru : melambangkan komunitas yang dibangun berdasarkan kecintaan, persahabatan, keharmonisan, dan kepercayaan yang kuat dari teman-teman yang tergabung di dalamnya sewaktu memberikan bantuan kepada sesama. Juga independensi, yang berarti mandiri, tidak terikat dengan lembaga-lembaga lain namun berperan aktif melakukan kerjasama dengan PMI ataupun organisasi sejenis yang memiliki visi dan misi sejalan.
  3. Putih : melambangkan seluruh aktifitas komunitas yang didasarkan atas niat ikhlas, tulus, dan suci untuk membantu sesama tanpa pamrih.

Untuk mengantisipasi penyalahgunaan nama "RNI" di media luar, terkait koordinasi atas informasi yang masuk maupun keluar, dikelola dan ditangani oleh Dewan Pengurus RNI. Sehingga kebenaran informasi dapat di cross check langsung ke Dewan Pengurus. RNI terbuka untuk melakukan kerjasama dengan berbagai pihak yang memiliki visi dan misi sejalan dengan RNI sebagai komunitas non-profit oriented, juga secara aktif membantu dan berkoordinasi dengan PMI.

 

Struktur Kepengurusan Rhesus Negatif Indonesia periode 2013-2015

Dewan Pembina

  1. Dra. Refilia
  2. Indra Dhany S
  3. Munarwansyah, SE, MM

 

Dewan Pengurus

Ketua Umum : Lici Murniati, ST

Sekretaris Umum : Yoe Bing

Bendahara : Rr. Diana Dewi, SH

Bidang Pengembangan Organisasi

Ketua : Andrew Budi Prasetyo, S. Kom

Anggota :

  1. Estuwina, Amd. Kep
  2. Khairunisyah Siregar, S. Psi
  3. Soni Yunda, ST

Bidang Riset, Edukasi, dan Sosialisasi

Ketua : Fenny

Anggota :

  1. Inna Ahmad
 
article
event
Pencarian Berita
login member
live chat